Infografis

Persentase Laju Pertumbuhan PDRB sektor Perdagangan Besar & Eceran, 2016-2020

Oleh Admin



Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) merupakan nilai tambah bruto seluruh barang dan jasa yang tercipta atau dihasilkan di wilayah domestik suatu negara yang timbul akibat berbagai aktivitas ekonomi dalam suatu periode tertentu tanpa memperhatikan apakah faktor produksi yang dimiliki residen atau non-residen.

Peranan terbesar dalam pembentukan PDRB Polewali Mandar pada tahun 2020 dihasilkan oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan, yaitu mencapai 41,43 persen (angka ini meningkat dari 40,49 persen di tahun 2019). Selanjutnya lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi Mobil, dan Sepeda Motor sebesar 15,26 persen (turun dari 15,32 persen di tahun 2019), disusul oleh lapangan usaha Konstruksi, sebesar 6,69 persen (turun dari 7,60 persen di tahun 2019). Berikutnya Industri Pengolahan sebesar 6,43 persen (naik dari 6,27 persen di tahun 2019) dan lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial sebesar 6,24 persen.

Sembilan lapangan usaha yang mengalami kontraksi yaitu : lapangan usaha konstruksi sebesar -12,71 persen; Lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan, dan Jaminan Sosial Wajib sebesar -8,24 persen; lapangan usaha Transportasi dan Pergudangan sebesar -6,07 persen; lapangan usaha Penyediaan Akomodasi Makan dan Minum sebesar -5,98 persen; lapangan usaha Jasa Lainnya sebesar –5,06 persen; lapangan usaha Pertambangan dan Penggalian sebesar -4,93 persen; lapangan usaha Jasa Perusahaan sebesar -4,80 persen; lapangan usaha jasa pendidikan -3,45 persen; dan lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor sebesar -2,45 persen.

Pertumbuhan ekonomi selama 2020 tumbuh negatif atau mengalami kontraksi karena produksi barang dan jasa yang mengalami penurunan, salah satu pengaruh yang paling memberi dampak signifikan adalah karena adanya pandemi covid-19