Infografis

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kabupaten Polewali Mandar

Oleh Admin



Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) merupakan gambaran atau indikasi awal yang memberikan kesimpulan cepat dari suatu kondisi lingkungan hidup pada lingkup dan periode tertentu.
Tujuan disusunnya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) adalah untuk memberikan Informasi kepada para pengambil keputusan tentang kondisi lingkungan sebagai bahan evaluasi kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan dan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik tentang pencapaian target program-program pemerintah di bidang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebagai indikator pengelolaan lingkungan hidup untuk menilai kinerja program perbaikan kualitas lingkungan hidup dengan mengukur  tiga komponen yaitu: Indeks Kualitas Air (IKA) parameter yang diukur 7 yaitu TSS, DO, BOD, COD, Total Fosfat, Fecal Coli, dan Total Coliform; Indeks Kualitas Udara (IKU), parameter yang diukur yaitu: SO2 dan NO2; dan Indeks Kualitas Tutupan Lahan (IKTL) yang diukur berdasarkan luas tutupan lahan. 

Untuk Kabupaten Polewali Mandar tahun 2020 mempunyai nilai IKLH sebesar 69,22 (Cukup Baik) dengan Nilai IKA dan IKTL yang diperoleh masing-masing 68,00 dan 40,77.   Hal ini menunjukkan pengelolaan lingkungan yang dilakukan mengalami sedikit tekanan dari pemanfaatan sumber daya lingkungan dibandingkan dengan upaya perbaikan kualitas lingkungan hidup. Namun demikian, dengan nilai IKU sebesar 85,74 memperlihatkan adanya upaya pengelolaan lingkungan kualitas udara dengan juga menunjukkan berkurangnya pemanfaatan sarana yang menggunakan teknologi yang kurang ramah lingkungan dan beralih pada teknologi yang lebih ramah lingkungan.

No. Predikat Kisaran Nilai IKLH
1. Sangat Baik  IKLH > 80
2. Baik 70 < IKLH < 80
3. Cukup Baik 60 < IKLH < 70
4. Kurang Baik 50 < IKLH  < 60
5. Sangat Kurang Baik 40 < IKLH  < 50
6. Waspada 30 < IKLH < 40