Infografis

Persentase Peningkatan Produksi Kakao di Kabupaten Polewali Mandar

Oleh Admin



Kakao merupakan komoditi andalan Kabupaten Polewali Mandar.  Kakao dibudidayakan di hampir seluruh kecamatan dengan luas areal pertanaman 48.930 Ha, dan melibatkan petani sebanyak 46.554 KK pada 8 Kecamatan yang merupakan sentra produksi kakao, yaitu Kecamatan Tubbi Taramanu, Bulo, Mapilli, Tapango, Luyo, Matangnga, Binuang dan Anreapi.

Produksi kakao di Kabupaten Polewali Mandar sebagai komoditas andalan di sub sektor perkebunan memiliki produksi terbesar di Kecamatan Tubbi Taramanu sebesar 4.582,26 ribu ton dengan luas areal pertanaman 6.602,3 ribu Ha, Kecamatan Bulo sebesar 4.444,78 ribu ton dengan luas areal pertanaman 5.170,65 ribu ha, Kecamatan Luyo 4.226,49 ribu ton dengan 5.583,15 ribu ha, Kecamatan Tapango 3.715,53 ribu ton dengan luas 5.515,53 ribu ha, Kecamatan Mapilli 3.712,11 ribu ton dengan luas 4.567 ribu ha, Kecamatan Matangnga 3.206,26 ribu ton dengan luas 4.282,62 ribu ha, Kecamatan Anreapi 2.668,68 ribu ton dengan luas 4.942,78 ribu ha dan Kecamatan Binuang sebesar 2.345,47 ribu ha dengan 3.365,95 luas areal pertanaman.

Kabupaten Polewali Mandar merupakan penghasil kakao terbesar di Provinsi Sulawesi Barat yaitu sebesar 47% kontribusi dari seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat,