PENGELUARAN KONSUMSI RATA-RATA PER KAPITA



Data Makro 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
PENGELUARAN KONSUMSI RATA-RATA PER KAPITA 537,418.00 629,489.00 699,721.00 748,339.00 830,977.00 834,110.00 804,358.00
Data Penunjang 2015 2016 2017 2018 2019 2020 2021 2022 2023 2024
Pengeluaran untuk Konsumsi Makanan 311,584.00 355,172.00 363,799.00 406,974.00 451,915.00 438,086.00 421,968.00
Pengeluaran untuk Konsumsi Non Makanan 225,834.00 274,317.00 335,922.00 341,366.00 379,062.00 396,024.00 382,390.00
Prosentase Penduduk menurut Golongan Pengeluaran Rata-Rata per Kapita :
- < 100.000 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
- 100.000 – 149.999 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00 0.00
- 150.000 – 199.999 0.84 1.36 0.00 1.15 0.45 0.21 0.00
- 200.000 – 299.999 16.95 9.75 6.35 6.28 4.18 5.81 4.00
- 300.000 – 499.999 46.22 35.89 39.73 31.68 22.44 24.55 25.80
- 500.000 – 749.000 21.50 25.56 27.04 29.00 25.09 25.20 27.20
- 750.000 – 999.999 7.20 12.95 13.76 14.62 19.09 15.74 16.30
- 1.000.000 - 1.499.999 7.29 14.49 13.11 10.34 17.63 17.02 17.10
> 1.500.000 6.92 11.11 11.48 9.60

Pengeluaran rata-rata per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan baik yang berasal dari pembelian, pemberian maupun produksi sendiri dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga dalam rumah tangga tersebut. Konsumsi rumah tangga dibedakan atas konsumsi makanan maupun bukan makanan tanpa memperhatikan asal barang dan terbatas pada pengeluaran untuk kebutuhan rumah tangga saja, tidak termasuk konsumsi/pengeluaran untuk keperluan usaha atau yang diberikan kepada pihak lain.

Pengeluaran untuk konsumsi makanan dihitung selama seminggu yang lalu,sedangkan untuk bukan makanan dihitung selama sebulan dan 12 bulan yang lalu. Baik konsumsi makanan maupun bukan makanan selanjutnya dikonversikan ke dalam pengeluaran rata-rata sebulan. Angka-angka konsumsi/pengeluaran rata-rata per kapita yang disajikan dalam publikasi ini diperoleh dari hasil bagi jumlah konsumsi seluruh rumah tangga (baik mengkonsumsi makanan maupun tidak) terhadap jumlah penduduk.